Keuntungan dan kerugian STAKING Crypto, Pemula Wajib Faham

Keuntungan dan kerugian staking Crypto –, Staking Crypto atau Proof Of Stake (POS) adalah sebuah proses ketika Seorang Investor berparsitifasi aktif dalam validasi transaksi di dalam Blockchain, sederhananya seorang investor menyimpan atau mengisi salasatu aset Crypto di dalam dompet digital, Aset Crypto tersebut akan bekerja untuk memvalidasi Transaksi di dalam sebuah Blockchain, yang kemudian seorang investor akan mendapatkan fee atau Reward dari Aset yang di POS atau di Staking , Aset crypto akan terkuci selama  jangka waktu tertentu STAKING,

Ada beberapa jangka waktu lama dari Staking tergantung Platform penyedia layanan, jika anda melakukan Staking di Dompet Wallet seperti Trush Wallet dll, jangkawaktu yang desifiakan hanya satu yakni satu tahun, tapi jika Staking di lakukan di platform Blockchain seperti Binance dll, Jangka waktu Staking memiliki farian yang berbeda-beda sesuai kebutuhan mulai dari 30 hari, 60 Hari, 90 Hari Hingga satu Tahun, dan jumlah reward % berbeda di setiap jangka waktu tersebut,  Jumlah pendapatan atau Reaward pun ber beda di setiap Aset Crypto Tergantung dari Aset itu sendiri.

Proop Of Stake atau Staking ini menjadi pilihan yang bagus untuk para Trader Jangka panjang selain kita juga mendapatkan reward yang menjadi passive income jika selama staking harga stabil atau naik tentunya akan mendapatkan hasil yang memuaskan, namun selama staking asset crypto sepenuhnya terkunci maka ini tidak cocok untuk Trader Crypto jangka pendek seperti Harian dan Mingguan.

Dalam Staking Terdapat Beberapa Keuntungan dan Kerugian Staking Crypto yang perlu anda Pahami sebelum melakukan Staking

Kerugian dan keuntungan Staking atau Prroop of Stake (POS)

1. Keuntungan Staking Crypto

Dalam melakukan Staking kitabisa memperoleh beberapa keuntungan, terutama harga dari asset yang kita stakingkan naik keuntungan kita akan bertamabah bahkan mungkin berkali-kali lipat, system staking ini seorang investor menyimpan atau mendeposit Aset Crypto sesuai jangka waktu yang di tentukan kemudian investor mendapatkan Reward dari Aset Crypto tersebut,

Sebagai gambaran / Contoh, misal harga dari satu coin misal SOLANA (SOL) memiliki harga perkoin RP 1.500.000 dan jumlah apy dalam 30 hari sebesar misal 10 %, berapa penghasilanya mari kita hitung jika kita menstaking Aset dalam jangka 30 Hari

“ini adalah contoh harga dan apy bukan harga sebenarnya saat ini”

  • Harga SOL  = Rp 1.500.000, / koin
  • Apy per 30 Hari = 10%
  • Jumlah koin yang di staking 10 * 1.500.000 = Rp 15.000.000
  • Maka dalam 30 hari Koin SOL Kita akan bertambah sebanyak

Reward dalam 30 hari 10 SOL * 10 % = 1, maka Setelah jangka waktu Staking yakni 30 Hari kita bisa mendapatkan 1 Solana, dan Koin yang kita punya saat ini adalah 11 Solana.

Jika dalam jangka waktu 30 hari harga dari Solana ini masih Stabil di angak 15 Juta tentusaja keuntungan yang kita dapat dalam satu bulan kita Bisamendapatkan 1.500.000 pasiveIncome, jika Harga dalam 30 Hari Nilai SOL naik misal menjadi 2.000.000 tentusaja selain dari reward kita juga mendapat keuntungan dari selisih harga sebanyak 500 Ribu per koin, berikut perhitunganya

  • Harga awal staking 1 SOL Rp 1.500.000
  • Harga Setelah 30 Haei 1 SOL Rp 2.000.000
  • Koin yang kita Stakingkan sebanyak 10 SOL

Maka Total nilai Solana Setelah 30 Hari

  • 10 * 2000.000 = Rp 20.000.000 ditamabah Reward sebanyak 10 % dari total 10 Solana yakni 1 Solana maka total nilai solana dalam 30 Hari sebanyak 22.000.000, (Profit Rp 7.000.000) dalam 30 hari

Berikut adalah perhitungan pendapatan dari Staking Crypto namun jika nilai dari Aset yang kita Staking ini nilainya malah turun tentu saja pendapatan yang kita dapat akan berkurang (Rugi), angka tersebut merupakan sebuah contoh dan bukkan harga sebenarnya saat ini, karena harga tersebut terus berubah-ubah bisa naik dan bisa saja Turun

DISCLAIMER “Artikel ini hanya bersipat edukasi dan bukan sebuah ajakan, saran pinansial atau pengiklanan produk, kelolalah uang anda dengan hati-hati, Dunia Crypto sangat Liar atau rentan Berubah-ubah, lakukanlah analisa secara mendalam sebelum anda Bertindak”

 

 

Artikel yang sedang anda baca” Keuntungan dan kerugian STAKING Crypto”

2. Kerugian Staking Crypto

Dari penjelasan tadi tentusaja hasilnya sangat mengiurkan namun apapun aktifitas bisnis di dunia Crypto memiliki Resiko yang cukup tinggi termasuk Staking ini, apa resilonya ?

Banyak orang beranggapan khususnya para pemula jumlah pendapatan atau reward adalah nilai uang yang kita Depositkan, misal kita Deposit 10 Juta mendapatkan Rewar 10% maka akan menjadi 11 Juta, pemikiran ini salah Besar,

hasil Reward yang kita dapat dari Staking adalah Reward Berupa KOIN atau TOKEN, misal kita mendepositkan uang sebanyak 20 JUta dan di belikan dengan Koin BINANCE dan mendapatkan 5 Koin Binance (5 BNB)  maka reward yang kita dapat jika Apy 10% adalah 0,5 BNB , Total BNB yang kita punya setelah periode Staking selesai menjadi 5,5 BNB , nah ini adalah pendapatan kita,

Lalu Resiko Staking ini apa ? kita bisa Bisa Mendapatkan keuntungan berkali-kali lipat jika setelah periode Staking Nilai dari sebuah Koin atau Token yang kita Staking NAIK , Sebaliknya jika Nilainya Turun uang kita akan mengikuti, Kita Ambil Contoh MISAL

  • Jumlah Staking 10 BNB dengan
  • harga per koin Rp 5.000.000dengan apy 10% selama 30 Hari
  • Total Jumlah Deposit sebanyak Rp 50.000.000 (10 BNB)
  • Setelah periode Stakin selesai Koin kita menjadi 11 BNB

Jika kita ambil contoh semisal dalam dalam periode 30 Hari ini nilai Solana turun misalkan perkoin nya menjadi Rp 1.000.000 maka di pastikan kita mengalami kerugian, dan ini perhitunganya

  • Total BNB yang kita punya setelah 30 hari 11 BNB
  • Dengan Harga BNB saat ini MISLAKAN 1 BNB = 4.000.000
  • Maka nilai asset yang kita miliki setelah periode staking adalah
  • 11 BNB * 4.000.000 = Rp 44.000.000

Jika kita hitung dari nilai awal kita Deposit yakni 50 Juta dan saat ini nilainya meskipun BNB yang kita punya bertambah namun kita mengalami kerugian sebanyak Rp 6.000.000,-

kedua Aset Crypto yang anda Staking ini tidak bisa di perdagangkan selama jangka waktu priode yang telah di tenteukan, jika misal dalam jangkka waktu staking harga koin yang anda staking mengalami Bullish atau naiksangat tinggi kita tidak bisa menjual aset crypto tersebut, Beberapa platform seperti Binance menyediakan fitur Penebusan Koin Staking, jadi kita bisa membatalkan Staking saat jangka waktunya belum selesai namun tentusaja Reward akan di batalkan, dan penebusan tersebut koin yang kita punya akan masuk Ke dompet memakan waktu satu sampai Dua hari, seperti yang kita tahu dalam dua hari harga dari sebuah koin Crypto bisa saja berubah cukup derastis.

Kesimpulan

Jadi kesimpulan-nya apakah Staking Crypto menguntungkan ?

Ini tergantung dari selisih harga dari koin ini sendiri, jika setelah periode Staking selesai nilai koin naik maka sudah pasti keuntunganya berlipat, namun jika harga koin yang kita staking turun setelah periode staking selesai maka dipastikan Rugi, maka Staking ini tidak jauh berbeda dengan Trader Crypto seperti biasa bedanya kita bisa mendapatkan reward berupa koin dan asset crypto yang di staking di kunci tidak bisa di perdagangkan selama periode tertentu. Maka analisa sebelum bertindak sangatlah penting dalam melakukan Staking disarnakan untuk melakukan staking gunakanlah stabil Coiin seperti USDT dan BUSD jika anda ingion mencari aman Coin ini cukup setabil mengikuti harga dollar amerika, namun jika menginginkan keuntungan besar anda  harus siap dengan resikonya anda bisa memilih coin-coin lainya.

 Menarik Untuk Anda

Satu pemikiran pada “Keuntungan dan kerugian STAKING Crypto, Pemula Wajib Faham”

Tinggalkan komentar