Cara membuat tempe proses dua kali rebus yang benar, tempe anti bau

Cara membuat tempe proses dua kali rebus, tempe adalah makanan yang sangat bermasyarakat dan paling digemari di kalangan masyarakat, harganya yang terjangkau, rasanya yang enak juga penuh nutrisi karena terbuat dari kacang kedelai yang telah di prementasi membuat tempe sering kali di jumpai di mejamakan keluarga, berbisnis memproduksi tempe merupakan sebuah usaha yang berpotensi, karena apa ? , jualan tempe ini gak mungkin gak laku, di tambah banyak produk-produk makanan seperti kripik, gorengan yang ber bahan dasar tempe, sejatinya tempe sangat umum di konsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat, namun dalam peroses membuat tempe bukan hal yang mudah banyak dari para pemula yang mengeluh dan ahirnya menyerah karena sering kali gagal,atau tempenya tidak jadi, ini bisa jadi di sebabkan karena proses dalam pembuatanya salah, hal kecil pun akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan membuat tempe ini, ada tiga faktor yang menyebabkan tempe gagal atau tidak jadi,

  • Air, air yang di gunakan terutama untuk merendam lebih bagusair tanah yang bersih (air sumur yang tidak tercampur)
  • Perendaman, perendaman sangalah penting yang akan menentukan jadi atau tidaknya sebuah tempe,
  • Permentasi, dalam melakukan permentasi haruslah benar-benar terkontrol, untuk mencegah tempe kepanasan dan malah busuk,

Pertanyaanya, jadi bagaimana cara membuat tempe yang baik dan benar, anti busuk, awet dan rasanya juga enak ?

Berikut rahasia membuat tempe yang benar hasilkan tempe berkualitas super dengan proses dua kali perebusan,

1. Memilih kacang kedelai yang berkualitas

Hal ang pertama adalah memilih kacang kedelai yang bagus, kwalitas kacang dapat mempengaruhi dari rasa tempe sendiri, jika kacang kedelai masih muda maka hasil dari tempenya sendiri akan terasa pahit, mungkin kita juga pernah menemukan tempe yang pahit, ini kemungkinan besar kedelai yang di gunakan masih muda, bagaimana cara memilih kacang yang bagus ?, caranya sebenarnya sangat mudah kita lihaat dari warna kacangnya jika warnanya kuning keemasan maka kacang tersebut bagus, kebanyakan kacang kedelai yang di gunakan adalah kacang imfor, hampir semua merk dari kacang kedelai imfor ini bisa dan bagus di gunakan untuk membuat tempe, seperti bola, us soybean, DD dll

2. Rendam selama satu / dua jam

Proses pertama untuk membuat tempe adalah merendam kacang kedelai, sebelim di lakukan perendaman bersihkan kacang kedelai, biasanya dalam satu karung kedelai ranting dari pohon kedelai suka turut ikut jadi kita harus membersihkanya, proses perendaman ini di lakukan supaya kacang kedelai mengembang, juga agar lebih cepat matang saat di rebus hal ini bisa untuk menghemat bahan bakar,

3. Rebus kacang hingga matang ( kurang lebih Dua Jam)

Proses perebusan biasanya memakan waktu dua jam untuk kacang 10 Kg lebih jika hanya 1kg atau 2kg biasanya akan lebih cepat tidak sampai satu jam, pastikan dalam merebus kacang kedelai harus benar-benar matang, cara mengeceknya sangat muidah kita tinggal mencicipi saja apakah kacang sudah empuk atau masih keras, jika sudah matang angkat kacang kedelai ke tempat atau wadah yang sudah di siapkan,

4. Cuci dan kupas kulit kacang kedelai

Setelah kacang kedelai matang di angkat berikutnya adalah mengkupas kulit ari kedelai, bagaiman caranya ?, banyak cara untuk mengkupas kacang kedelai seperti cara paling tradisional dengan di injak injang dan cara paling modern dengan menggunakan mesin, namun untuk pemula atau yang baru mencoba membuat tempe disini kita memakai cra tradisional tapi tidak di injak- inak, ada satu trik untuk mengkupas kulit arikedelai tanpa mesin dan tanpa di injak, yakni masukan kacang kedelai ke dalam karung, kemudian simpan di baskom atau wadah yang cukup besar,pukul atau tumbuk dengan kayu namun jangan terlalu keras karena bisa menyebabkan kacang malah rusak, berikutnya cuci dan buang kulit ari kedelai, usahakan dalam proses pencucian ini sampai bersih karean proses pencucian akan mempengaruhi keberhasilan dalam membuat tempe yang berkwalitas

5. Rendam kacang kedelai ( 20 jam hingga keluar asam)

Peroses perendaman adalah proses paling penting dalam menentukan keberhasilan mengolah kacang kedelai untuk menjadi tempe, ada tiga faktor cara perendaman yang baik,

  • Kacang di cuci bersih
  • Gunakan air yang bersih,
  • Gunakan pemancing asam laktat untuk memancing asam keluar

Ketiga faktor ini sangat mempengaruhi jadi atau tidaknya tempe, dan yang pa;ing penting adalah pencampuran rendaman kacang dengan asam laktat, asam laktat bisa di peroleh dari hasil rendeman tempe hasil rendaman proses sebelumnya, ini sangat penting karena jika masih tahap percobaan atau sedikit tanpa pencampuran asam laktat dalam proses perendaman si asam dari kacang tidak keluar,al hasil tempe tidak jadi, jadi atau tidaknya tempe 50 : 50 bisa jadi bisa enggak, proses perendamanya dilakukan semalaman atau jika kita merendam jam 11 siang, maka kita cuci pada jam 7 pagi besoknya perendaman yang bagusmemerlukan waktu 18-20 jam

Adapun ciri-ciri asam laktat keluar dan bagus untuk di lakukan proses berikutnya adalah

  • Air rendaman, kental dan bau asam yang cukup menyengat
  • Warna ari berubah menjadi putijh kekuningan
  • Rasa dari kedelai asam,

Jika rendaman sudah seperti yang di sebutkan maka proses prendaman sudah sesuai standar pembuatan tempe,

Bagai mana ciri-cirpi rendaman yang kurang bagus ?

  • air masih bening, tidak tercium bau asam yang menyengat
  • rasa dari kacang kedelai tidak asam atau masih netral
  • tercium bau manis, (Bukan amis)

dari mana kita bisa mendapatkan air asam ?

untuk mendapatkan asam laktat, khususnya untuk campuran rendaman kedelai kita bisa mendapatkanya dari pengrajin-pengrajin tempe tinggal minta dan pasti ngasih karean itu adalah limbah yang biasanya dibuang, untuk pencampuranya gak perlu banyak 1 botol akua bisa digunakan 10kg sampai 20kg kacang kedelai,

bagaimana jika hanya percobaan 1kg, ?

untuk di bawah 10kg kita bisa mencampurkan air asam laktat satu botol akua saja, kemudian jika proses perendaman sukses dan selesai simpan satu botol lagi untuk digunakan berikutnya, air asam hanya bisa bertahan di simpan selama satu minggu, jika sudah  lebih dari satu minggu tidak disarankan untuk di gunakan,

6. Pencucian kedelai

Setelah 20 Jam kedelai di rendam proses berikutnya adalah pencucian, dalam mencuci kedelai harus benar-benar bersih hingga air asam habis, hal ini penting karena jika kurang bersih dalam mencuci yang terjadi tempe berasa asam, dan bau setelah jadi, cucilah tempe hingga bersih untuk hasilkan tempe yang wangi

7. Rebus kembali tempe yang telah di cuci (30- 40 menit)

Karena kita menggunakan proses dua kali rebus maka proses berikutnya tempe di rebus kembali, proses prebusan ini tidak memakan waktu lama, panaskan air hingga mendidih dan masukan kacang kedelai setelah air mendidih dan diamkan selama 30 menit, kenapa rebus duakali, apa kelebihanya di banding perebusan satu kali ?

  • Karean menguap kacang akan lebih cepat kering, ketika hendak dilakukan peragian
  • Kedua menghilangkan bau asam dari proses rendaman,

Dari proses perendaman, kcang akan menimbulkan bau asam dengan di rebus bau asam dari kacang ter sterilkan, dan tempe bisa lebih awet, mungkin ini yang menjadi kelebihan perebusan duakali rebus

8. Angkat dan keringkan kacang kedelai

Berikutnya meniriskan kacang kedelai, biasanya peroses penirisan di lakukan dengan kipas angina supaya kacang cepat kering dan dingin, banyak metode penirisan ada yang menggunakan kain, terpal, dll namun usahakan media untuk meniriskan kacang harus benar-benar bersih

9. Peragian

Hal yang penting dalam Cara membuat tempe proses dua kali rebus adalah peragian, dalam  melakukan peragian tidak di patok sesuai standar, setiap daerah pasti memiliki takaran ragi yang berbeda trutama di daerah dingin atau di musim hujan penggunaan ragi akan semakin boros, sebagai gambaran jika di musim kemarau dan suhu hangat dan peragian dilakukan di pagi hari, kita menggunakan dua sendok the  untuk kacang lima kilo,

Berbeda dengan di musim hujan di waktu yang sama kita bisa menggunakan ragi 3 sendokteh per 5kg, jika proses peragian di siang hari maka takaranya di tambah satu sendok teh, proses peragian ini rata-rata setiap pengrajin tempe berbeda beda, kita bisa menemukan takaran yang pas setelah melakukan percobaan 5-6 kali percobaan maka dari situ kita bisa mempelajari apakah tempenya terlalu cepat matang, atau malah lambat, ini bisa di dapatkan dari pengalaman pribadi

10. Membungkus,

Dalam melakukan pembungkusan kedelai kita bisa menggunakan pelastik, daun pisang, atau daun pohon jati, jikatempe yang ingin anda buat lebih wangi maka gunakanlah daun pisang, namun jika anda akan membungkusnya denganplastik lubangulah terlebih dahulu plastinya dan plastic yang bagus di gunakan plastic yang tebal / plastic minyak, kenapa harus yang tebal agar sirkulasi udara masuk dan lebih mudah untuk di cetakdan di bentuk,

11. Proses permentasi, ( selama 2 hari satu malam )

Cara membuat tempe proses dua kali rebus berikutnya adalah permentasi, proses permentasi biasanya memerlukan waktu selama 2 hari satu malam, jika kita membungkus kacang di hari selasa siang, maka kamis pagi tempe sudah siap di jual, namun ada beberapa cara untuk melakukan permentasi yang baikdan benar,

  1. Simpan tempe di tempat yang sudah di tentukan,
  2. Tumpuk wadah atau tempat anda menyimpan temped an tutupi dengan kain, proses ini biasanya di lakukan selama 12 jam atau hingga tempe berkeringat atau hangat, dan jangan sampai kepansan, karena biasanya tempe gagal karena terlalu lama di tumpuk hingga kepanasan dan hsilnya busuk, setelah 8 Jam kita bisa mengeceknya jika sudah berkeringat pindahkan ke rak yang lebih longgar,
  3. Simpan di rak khusus jarak penyimpanan usahakan antara wadah yang satu dan wdah di bawahnya berjarak 20cm karean jika terlalu padat di khawatirkan tempe akan panas dan kurang bagus,
  4. Setelah tempe mulai putih di tumbuhi jamur, balik balik tempe, tujuanya agar jamur tumbuh merata di atas dan bawah tempe

Berikut adalah cara membuat tempe yang baik dan benar proses dua kali perebusan semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba.

artikel yang mungkin anda sukai

2 pemikiran pada “Cara membuat tempe proses dua kali rebus yang benar, tempe anti bau”

Tinggalkan komentar